Selasa, 15 September 2009

Dibesarkan Tanpa Ayah, Remaja Cenderung Lakukan Seks Dini

http://farm3.static.flickr.com/2219/1958168918_d30cf5df6a.jpg


Jakarta, Remaja yang dibesarkan tanpa figur seorang ayah cenderung melakukan seks dini, demikian menurut para peneliti di Amerika. Para peneliti bahkan mengatakan faktor genetik sangat berpengaruh. Pendidikan seks di usia dini adalah satu cara untuk menghindarinya.

Dalam Journal Child Development disebutkan beberapa teori yang mengaitkan antara ketidakhadiran ayah dengan seks dini. Hal itu dikarenakan seorang anak akan cenderung mengalami stres dan tidak stabil ketika orang tuanya tidak utuh. Hal itu kemudian memicunya untuk tumbuh dan berbagi masalah dengan pasangan ketimbang orangtuanya.

Pendapat lainnya mengatakan bahwa remaja yang dibesarkan oleh ibunya terbiasa melihat perilaku seks sang ibu dengan pasangannya di luar nikah, dan hal itu menjadi contoh yang kemungkinan dipraktikkan si anak. Dengan kata lain, sepasang orang tua akan lebih baik dalam memonitor kehidupan seks remaja dibanding single parent.

Peneliti dari University of Oregon membandingkan kehidupan seks 1.000 remaja berusia 14 tahun yang dibesarkan tanpa ayah, sedikit mendapat perhatian ayah dan yang banyak mendapat perhatian dan kasih sayang ayah.

Berdasarkan American National Longitudinal Survey of Youth, sebanyak 63,2 persen remaja yang dibesarkan tanpa ayah mengaku pernah melakukan seks, sedangkan mereka yang mendapat perhatian minim dari ayah dilaporkan sebanyak 52,5 persen. Adapun remaja yang dibesarkan dengan penuh perhatian oleh ayahnya hanya sekitar 21 persen.

Seorang profesor psikologi asal University of Oregon mengatakan bahwa hubungan antara ketidakhadiran ayah dengan seks anak bisa dijelaskan sebagai faktor genetik. Pengaruh lingkingan mungkin juga, tapi faktor genetik lebih dominan menurutnya.

Maksud genetik dalam kasus ini bukan berarti adanya 'gen seks dini' yang diturunkan dari ayah atau ibu, tapi lebih berupa kontribusi sifat dan perilaku ibu dan ayah yang menyimpang yang menyebabkan anak melakukan seks dini.

"Anak muda perlu akses menuju pelayanan kesehatan reproduksi dan seks yang sehat untuk memberi mereka informasi, pilihan dan kepercayaan diri. Jika mungkin seharusnya ada pelajaran seks khusus untuk remaja," ujar Simon Blake, dari Sexual Health Charity, Brook Advisory Centre seperti dikutip dari BBC, Selasa (15/9/2009).

Selama ini yang kita tahu, penyebab remaja melakukan seks dini adalah pendidikan rendah, teman dan pergaulan bebas, media dan internet serta status sosial ekonomi. Tapi ternyata ketidakhadiran ayah dalam keluarga juga bisa memicu hal tersebut. Pendidikan seks yang tepat adalah cara yang efektif untuk mencegahnya.

Tips Menghindari Malpraktek

Untuk menghindari kemungkinan tindakan malpraktik yang dilakukan dokter, ada beberapa hal yang harus dilakukan pasien. Yang jelas, ia harus aktif. Ini juga untuk menumbuhkan kesadaran pasien atas hak-hak yang dimilikinya saat menghadapi dokter. Apa yang dapat dilakukan pasien:

- Jangan menerima mentah-mentah apa yang dikatakan dokter. Jika ada yang tidak Anda mengerti, segeralah bertanya. Dengan bertanya, paling tidak Anda akan tahu alasan dokter memvonis penyakit Anda.
- Jangan menganggap dokter tahu segalanya. Jika dokter terlihat ragu pada diagnosa yang ia buat, segeralah bertanya.
- Usahakan Anda mengerti masalah hukum dan etika yang mengatur hak dan kewajiban pasien dan dokter. Bahan bisa Anda peroleh dari mana saja, sperti buku, majalah, teve, dan lain-lain.
- Cari tahu segala hal tentang dokter dan pengobatan yang ditawarkan. Dengan demikian, Anda tidak akan dirugikan oleh pelayanan dokter. Atau paling tidak, jika merasa dirugikan, Anda dapat menuntut pelayanan yang lebih baik.
- Jangan takut meminta pendapat kedua pada pihak lain, entah itu dokter atau pengobat tradisional.  Jika merasa ragu, pindah dokter juga dibolehkan asal Anda tahu apa yang Anda lakukan.

(Scorpions-World) sama dengan (BEDAH DUNIA)

scorpion.jpg scorpion image by rustyf76

Saya memilih mengganti Judul dan Alamat Blogger saya dikarenakan,saya berpikir Scorpion Itu Kuat Strongest In Life...Dibanding Hanya Membuka Rahasia Dunia...(BEDAH DUNIA)-(Scorpion-World)Tetap satu...

Selasa, 18 Agustus 2009

8 Lokasi Seks Kilat Paling Panas

SAAT Anda memiliki waktu terbatas untuk mengeksplorasi seks dengan gaya, tempat, dan suasana berbeda, kini tiba waktunya mengajak pasangan melakukan quickie sex (seks kilat) di lokasi paling hot.
Quickie sex merupakan salah satu gaya bercinta terbaik jika Anda tak punya banyak waktu atau berada di lokasi yang tak memungkinkan untuk bercinta. Apalagi jika Anda meinginginkan orgasme dan tak bisa lagi membendung hasrat itu.
Untuk Anda yang ingin meluapkan gairah seks dengan cara ini, namun bingung mencari tempat yang tepat, inilah beberapa lokasi seks kilat paling panas yang dilansir Askmen:
Bercinta dalam lift
Nampaknya merepotkan saat menikmati aktivitas bercinta dalam lift, namun tak sedikit wanita ingin mengecap nikmatnya bercinta di tempat yang satu ini. Mereka berharap ketika aktivitas bercinta tengah berlangsung, lift mendadak mati dan tak bisa digunakan. Setelah aktivitas selesai, para petugas lift datang untuk mengecek kerusakannya.
Bersanggama di bioskop
Bercinta di dalam bioskop menjadi lokasi yang menyenangkan. Saat orang tengah menonton film yang diputar di bioskop, Anda dan pasangan dapat saling bereksplorasi dengan beberapa gaya, terutama oral seks. Sebab, bercinta di lokasi ini tak membiarkan Anda berdua bebas bergerak dan berekspresi. Karena itu, gaya ini yang paling pas untuk Anda lakukan.
Quickie sex di belakang klub atau restoran
Tak sedikit orang tergelitik melakukan ajang pergumulan di belakang klub atau restoran. Sebab, bercinta di lokasi ini dapat memacu adrenalin. Di mana ada banyak orang yang akan melihat dan mendengar Anda saat mengeksplorasi tubuh pasangan. Untuk itu, gaya yang paling pas dilakukan di lokasi ini adalah berdiri atau posisi menyender di dinding dengan gaya doggy.
Service area di dekat tangga
Saat pembantu rumah tangga tengah membersihkan ruang-ruang, Anda dan pasangan dapat mencuri-curi waktu selama 10 menit melakukan aksi panas di service area dekat tangga. Di sana Anda berdua dapat melakukan posisi missionary.
Seks kilat dalam mobil
Bercinta kilat dalam mobil merupakan lokasi terbaik untuk Anda lakukan dengan pasangan. Bahkan, jika Anda memiliki waktu sedikit namun ingin menikmati sensasi menggoda, tak ada salahnya bercinta sambil berkendaraan. Gaya wanita di atas (WOT) akan lebih nikmat dilakukan.
Bercinta di lorong belakang restoran
Setelah makan malam bersama pasangan, Anda dapat mengajaknya bercinta di lorong belakang restoran. Di sana Anda dapat bercinta dengan posisi berdiri dan kaki menahan ke dinding.
Kantor
Inilah lokasi paling favorit dilakukan untuk quickie sex. Setelah jam kerja berakhir, suasana kantor sudah sepi, Anda dapat beraksi liar di lokasi ini. Carilah tempat yang aman agar tak dilihat orang. Anda bisa bercinta di ruangan Anda, di belakang meja, di samping file cabinet di sofa, atau di tempat lain yang sudah Anda ketahui benar keamanannya.
Kamar ganti
Saat pasangan tengah mencoba pakaian di kamar ganti sebuah mal, maka tak ada salahnya Anda menemaninya sambil melakukan aksi seks kilat yang menggoda. Dengan menerapkan doggy style sambil berdiri, Anda berdua akan menikmati ajang persetubuhan kilat yang membuat jantung berdegup kencang.

Tips Mengetahui keperjakaan lelaki di malam pertama ( Maaf hanya untuk para wanita...)

Jangan Tuntut ‘Kesetiaan’ dari Laki-laki tapi tuntut ‘Tanggung Jawabnya’ dan Jangan tuntut ‘Tanggung Jawab’ dari perempuan tapi tuntut ‘Kesetiaannya’.
Ada wacana yang pada intinya sangat setuju dengan kebijakan Bupati Indramayu beberepa waktu lalu, yang ingin melaksanakan ‘tes keperawanan’ kalau perlu di seluruh Kabupaten di Indonesia, tapi diimbangi dengan ‘permohonan’ tes ‘Keperjakaan’ di seluruh Kabupaten di Indonesia yang dilakukan pada ‘Malam Pertama’ pasangan Suami Istri yang baru menikah.

Lelaki selalu ingin jadi yang ‘PERTAMA’ dan perempuan lebih suka menjadi yang ‘TERAKHIR’ menjadi dasar pemikiran diadakannya test Keperawanan untuk Siswi SMA, SMP kalo SD kayaknya belum perlu.


Untuk test Keperawanan tidak udah dibahas terlalu jauh, disini akan dibahas test keperjakaan di ‘Malam Pertama’ (Khusus buat Suami yang mempunyai 1 Istri) Kalau pernikahan ke 2, 3 atau 4 gak perlu lagi test lagi.
Seringkali perempuan selalu dipojokkan dengan status keperawanan, sementara para lelaki brengsek tetap bebas menari-nari dari perempuan satu ke perempuan lain… Para pria sering mempertanyakan keperawanan, padahal dianya sendiri juga belum tentu perjaka.

Sifat dasar mayoritas lelaki yang menginginkan yang suci tapi tidak mensucikan, mempunyai rasa memiliki yang tinggi tapi tidak mau dimiliki.
Dan kalaupun ada masa lalu perempuan itu (dan sudah tobat, misalnya) ya, harusnya tuh cowo harus bisa bersikap bijak dan rasional dong!

Masa gara-gara sebercak darah diatas seprei (baca:selaput dara) aja musti ribut?? Tulisan ini mah bukan untuk provokasi atau merendahkan nilai keperjakaan dan keperawanan, tapi biar ada keseimbangan aja.

Kita semua sepakat kalo keperawanan dan keperjakaan itu adalah hal yang perlu (baca; wajib) dijaga hingga saatnya nanti tiba. Dan kalaupun sudah hilang, yah… tobat adalah satu-satunya jalan keluar.

To the point.. ini bahasanya dibikin se-sopan mungkin.. kalau ada yang vulgar-vulgar yah.. mohon maaf…
Teori ini bisa (dan harus bin wajib) dibuktikan pada malam pertama aja yah!! Jadi kalo ada yang mencoba membuktikan teori ini tidak pada waktu dan tempat yang halal, maka diluar tanggung jawab
Jadi kalau ada penyalahgunaan teori ini oleh-oleh pihak-pihak tertentu, harap dilaporkan kepada fihak yang berwajib …. (sapa ya fihak berwajibnya ?)

Here we go…
Ada 2 istilah pokok yang dipakai dalam teori ini, yaitu expert dan newbie. Expert adalah orang yang sudah pernah melakukan “itu” (dan diasumsikan sering melakukannya karena kalo sudah pernah melakukan pasti gak mungkin sekali aja kan? Dan dalam teori ini dianggap dia sudah mahir) dan newbie adalah sebaliknya, alias perjaka.
Kalian bisa membedakan antara yang expert dan newbie berdasarkan pembagian beikut;

I. Pemanfaatan suasana.

Kalau yang sudah expert, maka kecenderungannya dia akan pintar memanfaatkan suasana dan lingkungan, serta mampu membangun mood.
Kita buat dalam format contoh real aja deh, biar gampang.. pusing saya menjelaskannya…

Expert:
* Memanfaatkan aroma theraphy a.k.a wewangian atau bayfresh…
* Jika menggunakan musik, maka musik klasik, jazz atau instrumental jadi pilihan.
* Menggunakan lampu remang-remang (karena sudah hapal dan terlatih tentunya dengan “medan laga”, jadi dalam gelap saja masih bisa bertempur *pernah liat private videonya Paris Hilton kan? Yang kayak Uka-uka gitu… nah begitu…)

Newbie:
* Boro-boro aroma theraphy, ketek aja gak keurus…
* Jika menggunakan musik, kecenderungannya adalah musik dangdut atau house musik, bahkan ada yang trash metal (si newbie takut dan malu kalo kedengaran “berisik” yang gak kontrol.. maklum kebiasaan nonton film begituan yang memang berisik abis….)
* Biasanya lampunya terang, maklum belum mengetahui ”medan laga”, jadi harus pakai bantuan GPS dan night vision. Dan kalaupun ada newbie yang bertempur dalam gelap, maka bisa dipastikan dia itu mengalami gejala kurang percaya diri… Kenapa? Tebak sendiri dong.. :p

II. Persiapan Fisik

Yang Expert biasanya mempersiapkan diri se-nyaman mungkin, karena dia tahu bahawa mood bisa ancur gara-gara hal sepele. Kalo newbie ? eeee…..

Expert:
* Mandi, pake parfum, sikat gigi.
* Pake pakaian yang gak ribet yang bisa menyusahkan dan mengganggu mood pada akhirnya. *kebayang kalo pas mau begituan pake kostum ayam yang dipake Ringgo di film “Jomblo”.

Newbie:
* Syukur-syukur kalo gak bau.. masalahnya secara psikologis malam pertama itu memberi tekanan batin yang sangat besar *tekanan untuk membentuk kesan sebagai “malam sempurna dan unforgettable” dan hal itu otomatis memacu adrenalin. Apabila adrenalin meningkat, maka produksi keringat akan meningkat pula.. dan kalo keringat banyak, tau kan….. Hoek… bau…..
* Pakaian mah apa aja.. lagian dia juga gak tau kan mana jenis pakaian yang ribet dan mana yang gak? Is’nt it?

III. Komunikasi Verbal

Ada ungkapan begini, “Semua orang bisa merayu”. Betul! Tapi rayuan dalam kelambu itu beda lo…. Dan bukankah kepandaian merayu itu dibentuk atas dasar pengalaman menghadapi berbagai macam orang?
Gimana contoh rayuan itu? Wah… ini mah bener-bener saya gak tau bentuk pastinya… tapi ntar rasain sendiri aja yah… *toh saya juga belom pernah….

IV. Komunikasi Nonverbal
Adalah segala bentuk komunikasi yang tidak menggunakan kata-kata. Termasuk didalamnya adalah sentuhan, tatapan mata, pengideraan, intonasi suara, bau-bauann, bahasa tubuh, jarak sosial dll. *uhuy!! masih inget juga saya pengertiannya….

Expert:
* Tatapannya tenang, tapi bikin “korban” tersipu-sipu.
* Intonasi suaranya pasti (baca: pasti tenang, pasti gak gagap, pasti pitch kontrolnya oke, dan pastinya membuat “korban” terpojok secara psikologis.
* Mendekati “korban” dengan ala “pembunuh berdarah dingin”. *kamu pernah dideketin sama polisi pas di lampu merah gak? Semacam itulah…

Newbie:
* Isi tatapannya 50% nafsu + 50% nafsu= ? Loh? Heuehehhe.. *maklum baru pertama kali liat yang bidadari nongkrong diatas kasur…
* Intonasi suaranya full vibrasi.. *mirip-mirip Yana Yulio gitu deh… Malah kadang juga gagap.. Makanya biasanya untuk cari aman, para newbie lebih memilih diam. Bukankah diam itu emas? Heueuuehhehhe…
* Mendekati korban kayak mau ditelen mentah-mentah.

V. Penggunaan alat kontrasepsi.

Nah, biasanya yang newbie pasti maunya yang “polos-polos” dan gak mau peristiwa sakral ini dihalangi oleh benda elastis itu kan? (baca: kondom). Dan begitu pula yang expert… “toh sudah halal ini!” katanya.
Memang sangat jarang terjadi pada malam pertama alat kontrasepsi digunakan. But, just in case…

Expert:
* Ukuran “sarungnya” pas, gak kedodoran. *Udah sering beli kan?
* Proses instalasi dilakukan kurang dari 30 detik.

Newbie;
* Ah, kalo kebeli yang “full press body” aja udah syukur… nah kalo kebeli yang ukuran gombrong kayak celana anak-anak hip-hop itu kan repot….. *besar pasak daripada tiang istilahnya…
* Wah… perlu asistens neh…. ”Sayang… ini gimana yah masangnya? Kok ini sobek sih?” *diiringi gerakan tangan seperti orang yang terkena parkinson.

VI. The Battle’s Begin…
Eeee… maaf yah kalo ada kata-kata yang kurang pantes disini… ya mau gimana lagi atuh… wayahna weh.. tapi sebisa mungkin bahasanya udah dimodifikasi….
Oke… kita mulai aja…
Expert:
* Meskipun jantungnya berdegup kencang, tapi masih dalam batas kewajaran dan itu lebih dikarenakan stamina yang terkuras pada detik-detik pertempuran. *penting: dengan cara yang bijak dan sedikit rayuan kamu bisa memeriksa detak jantungnya dengan gampang bukan?
* Semua organ tubuhnya (tangan,bibir, lidah, dll) lincah menyelinap dan menjelajahi setiap sudut kota. Bahkan di gang-gang yang sempit dan jalan-jalan tikus sekalipun….
* Tau betul posko-posko dan titik-titik rawan yang bisa bikin “korban” merinding dan “ehem-ehem”.
* Pas adegan pertempuran Batalyon bibir 2, divisi lidah ikut membantu penyerangan dan posisi kepalanya gak bikin leher pegel. (baca: kissing.. ribet amat bahasanya)
* Jago bikin “tato merah” dengan menggunakan bibir… *sampai disini masih ngerti aja kan bahasanya? Kalo gak ngerti yah.. anggap aja ngerti lah…
* Melepas pengaman dada sang korban (itu juga kalo pake… hueeuhe) dengan lancar dan bahkan dengan sekali “klik”
* Pas adegan “pemerasan” yang dilakukan di Twin Mountain *Aduh… mohon maafkan kata-kata hambaMu ini… (serius! Asa dosa euy…. da baru pertama kali nulis yang kayak ginian….) bentar bikin kopi dulu…… tegang euy…. Jis, gulanya abis.. warung dah tutup.. jam 3 malem sih… Terpaksa kopi pahit.. biarin kayak sesajen! Oke, kita terusin lagi… sampai mana tadi? Oya, adegan “pemerasan”! Nah, “pemerasan” dilakukan dengan cara yang “bijak” dan tidak menyakiti “korban”. Dia tau tingkat, takaran dan tekanan yang pas.
* Terampil mendaratkan “pesawat tempurnya” ke landasan pacu. Gak canggung, maklum pilot berpengalaman…
* Banyak maunya! Mau permen loli lah.. mau mandi madu lah.. mau angka 69 lah.. mau shaggy dog lah.. ah, pokoknya mah loba kahayang pisan!
* Pandai menjaga dan memainkan tempo permainan dan ritme “pengeboran”. Tau kapan musti menyerang dan kapan harus bertahan..
* Apabila pertempuran sudah usai, biasanya untuk memulai lagi pertempuran baru membutuhkan waktu yang relatif lebih lama daripada newbie. Yah.. sekitar 10-15 menit lah…

Newbie:
* Suara detak jantungnya lebih kenceng dari pada suara jarum jam dinding. Keringat dingin keluar terus.. gugup man!
* Hanya organ tanggannya saja yang menjelajah, dan biasanya daya jelajahnya pun terbatas dan disekitar “twin mountain” aja…
* Kurang mengetahui titik-titik lemah “korban”.. Seringkali terjebak di daerah perangkap yang sebenarnya “sangat tidak ada apa-apanya”
* Jangan salah ya! Banyak juga newbie yang jago kissing loh… Kalo ini mah akibat degradasi moral yang kian dahsyat… Anak SMP aja udah jagoan……. Tapi ada beberapa juga yang never been kissed.. Nah, kalo tipe yang beginian, sih boro-boro dibantu dengan pergerakan batalyon lidah, naroh kepala aja masih kagok!
* Yang poin ini juga sama.. banyak yang sudah mahir men-tato dengan menggunakan bibir ini. Tapi jikalau ada newbie yang belum pernah melakukannya, air liurnya pasti berceceran gak puguh… dan muncul pertanyaan spontan, *”kok gak merah-merah sih say?”
* Sebenarnya ini juga agak mirip-mirip poin diatas.. Istilahnya “close up” alias “sekwilda” dikalangan newbie. Untuk newbie yang belum pernah, biasanya agak kebingungan dan susah payah saat harus mencoba melepaskan pelindung dada korban. Biasanya muncul celetukan, “kok susah yah say? Nyangkut yah?” dan dijawab dengan, “sini aku aja yang buka…” dan “klik” langsung terbuka…
* Nah langsung ke masalah pendaratan “pesawat tempur” aja ya… ee… Kalau newbie pastinya agak kesulitan memposisikan pesawatnya agar bisa stabil mendarat dilandasan pacu. Ada contoh kasus, kejadian nyata ini mah, temen kampus yang diintip dikosannya *aduh gila anak-anak ih…
Cewenya perawan juga dan pas adegan begituan, ternyata di landasan pacu sang gadis keluar darah diiringi sedikit teriakan dan tangisan si gadis, maka si temen pun menarik pedangnya dan bertanya dengan polosnya, “sakit ya? Ntar aja deh kalo gitu.. kasian kamu.. itu berdarah lagi… sini aku lap-in dulu” Dan gak jadilah dia melanjutkan adegan itu.. padahal pedangnya cuma baru masuk sepersekiannya saja… dan logikanya juga memang betul cewe itu sakit, tapi wajar kan? Dan kalo si cewe ngomong “terusin aja, gak papa kok..”, nanti serba salah.. takut disangka cewe kegatelan lagi… *asli anak-anak kost ketawa pas ngintip tuh…. rasain tuh.. mau zina tapi gak punya ilmunya!
* Newbie gak banyak minta macem-macem.. dengan gaya misionaris (nonton American pie kan? Nah, disitu dijelasin arti “gaya misionaris”) aja udah cukup. Bat-bet-but, asal bisa begituan aja udah syukur… masalah gaya mah urusan nanti..
* Payah kalo urusan menjaga ritme dan tempo. Biasanya masih grasa-grusu dan langsung mencoba serangan frontal dan keras.
* Tapi untuk durasi pertempuran ada 2 kemungkinan yang bisa muncul dari newbie… Lama banget atau sebentar banget!
* Apabila pertempuran babak pertama udah selesai, maka waktu untuk memulai pertempuran baru sangat cepat. 5 menit setelah pertempuran pertama aja si “Udin kecil” udah bangkit lagi… Tempur lagi…

Penutup

Dalam beberapa kasus, bisa saja seorang newbie berlagak expert dan sebaliknya, expert berlagak newbie.. tapi inget pepatah kuno komunikasi, “You can not not communicate..” sikap gak bakal bohong… “kata-kata yang berbentuk diam itu gak bakal bohong”… pasti kelihatan kok bedanya… pasti ketahuan….
Sekali lagi ini teori ini dikumpulkan berdasarkan pengalaman orang lain. Saya tidak sedikitpun menganjurkan untuk anda menguji teori saya.

Mudah-mudahan nantinya para cewe tidak menjadi korban pemojokan terus… Saya tentunya tidak mengharapkan contoh perang mulut seperti dibawah ini terjadi;
“Kamu gak perawan!”
“kamu juga gak perjaka!”
“dari mana kamu tahu kalau saya gak perjaka?”
“itu dari teori perjaka si Tozie!”

Bukan itu mau saya! Sungguh! Yang saya pengen sih agar kita lebih dewasa aja dalam memandang segala sesuatu. Dan tentu saja upaya menjaga keperawanan dan keperjakaan adalah salah satu bentuk kedewasaan cara berpikir, bersikap dan bertindak kita.

Bedah Dunia Seksi dan Hot dengan Gaya Geis



Artikel berikut tentang teknik bercinta gaya geisha yang termasyhur itu. Di ambil dari inilah.com semoga bermanfaat.

Seksi dan Hot dengan Gaya Geisha


Bosan dengan jurus-jurus ML dalam Kamasutra? Coba ganti dengan teknik bercinta dari Negeri Sakura yang mengambil jurus dari para Geisha. Rasanya? Tidak kalah dahsyat!
Jenuh ML dengan gerakan yang itu-itu saja? Ada baiknya mengganti jurus dengan yang lebih baru dan lebih hot. Agar ML Anda tetap maknyus....
Intinya, jangan berhenti mengenal teknik-teknik baru yang menyangkut keintiman Anda dan pasangan. Menurut peneliti tentang Geisha, Jina Bacarr, seks di Jepang tidak selalu difokuskan untuk kenikmatan orgasme saja.

"Seks merupakan sebuah permainan yang di dalamnya ada rayuan, ritual erotis berdua, juga obrolan 'panas' yang seru sebagai menu pembuka sesi bercinta. Itulah persepsi masyarakat Jepang," jelas Jina seperti yang dikutip INILAH.COM dari Cosmopolitan.
Berikut uraian beberapa cara Geisha melakukan ML.





Penampilan Seksi

Dalam teknik ala Geisha, selain keahlian saat bermain harus 'panas', penampilan luar juga perlu diperhatikan. Ciptakan kesan feminin dengan mengenakan lingerie berbahan satin atau sutera.
Tidak cukup dari pakaian, ciptakan kesan 'mengundang' dengan sentuhan make up. Olesan lipstik merah menyala di bibir akan melengkapi penampilan Anda agar telihat lebih menggoda di mata pasangan.
Tak cukup cuma itu, semprotkan parfum beraroma seksi di bagian leher, belahan dada, juga belakang telinga. Buat Anda yang berambut panjang, simpulkan rambut dan ikat ke belakang geraian rambut tersebut. Biarkan leher jenjang Anda akan terekspos jelas.

Pemanasan Ekstra

Kunci jurus panas ala Geisha adalah jangan terburu-buru. Rileks, sambil menghayati lakon ala Geisha yang sedang dimainkan. Dalam sesi pemanasan, buat pasangan merasa diperlakukan bak seorang raja semalam. Pada dasarnya, semua pria ingin dimanja.
Mulailah dengan memegang bahunya dengan lembut sambil dipijat untuk membuat gairahnya cepat terpacu. Bisikkan cerita atau fantasi erotis di telinga pasangan sambil naikkan pijatan ke bagian tengkuknya.
Sesekali dekatkan wajah Anda berdua dengan tatatapan penuh cinta sebagai sinyal siap memberikan 'servi' paling spesial.



Serba Bisa di Tiap Posisi

Ketika pasangan tak sabar 'menerkam', sekarang berikan giliran sepenuhnya padanya. Biarkan dia menikmati setiap lekuk tubuh Anda dengan caranya. Dalam kamus Geisha, apa pun permainan panas yang diinginkan pasangan, Anda harus siap mengimbanginya.
Konon, dulu para Geisha harus mempelajari sekitar 48 posisi bercinta supaya tak canggung di ranjang. Dengan kata lain, Anda mesti siap sedia untuk berbagai posisi bercinta.
Ingin tahu beberapa gaya yang biasa dilakukan para Geisha? Berikut beberapa gaya ML Geisha yang paling sering dilakukan.

Tongue Bath.

Kalau ML biasa, Anda mungkin langsung fokus ke arah Mr Dick. Tapi yang ini beda. Buai pasangan dengan permainan lidah Anda yang menjelajahi tiap inci dari tubuhnya. Mulai dari bagian belakang leher, turun pelan ke pundak, hingga bagian sensitif di bokongnya.

Sesekali mendesahlah dengan lembut hingga udara hangat dari mulut Anda ikut memberi sensasi pada tubuh pasangan. Lanjutkan permainan lidah di bagian depan tubuhnya. Mulai dari leher, dada, perut, dan puncaknya di kawasan 'tongkat ajaib'-nya.
Permainan ini tentunya menjadi bumbu tersendiri dalam ritual bercinta sehingga terasa tidak menjenuhkan.



Relaxing

Meski bercinta perlu tenaga, usahakan sesi spesial itu tidak melelahkan bagi Anda berdua. Caranya, pilih posisi senyaman mungkin. Ambil posisi berbaring. Minta pasangan berada di belakang Anda dan menghadap ke arah yang sama.
Angkat sedikit salah satu kaki agar pasangan bisa leluasa mengarahkan Mr Dick ke Mrs V dari belakang Anda. Selipkan obrolan erotis saat 'rudal tempur'-nya sedang menelusuri 'lorong kecil'.
Dengan posisi ini Anda berdua akan tetap merasa rileks sembari menunggu kenikmatan orgasme datang.

Lazy Pandas

Dalam posisi ini, Anda dan pasangan bisa terus saling menatap penuh cinta selama Mr Dick dan Mrs V sedang beradu. Ambil posisi duduk saling berhadapan. Kaitkan kedua kaki Anda ke tubuh pasangan, begitu juga sebaliknya hingga Mr Dick dan Mrs V ikut saling berhadapan.
Ungkapkan sejumlah fantasi liar Anda untuk lebih memacu libidonya. Ketika Mr Dick mulai bergerilya, gerakkan bokong Anda untuk memberi ekstra sensasi 'di dalam'.
Ada beberapa hal yang harus Anda ketahui jika ingin melakukan ML dengan cara Geisha, seperti:
- Para Geisha biasanya tidak mengenakan celana dalam yang modelnya seperti sekarang. Mereka hanya mengikatkan semacam kain sutera yang disebut nagajuban di dalam kimononya.
- Para Geisha biasanya tidak diizinkan menikah. Saat mereka menikah, mereka harus berhenti sebagai Geisha dan biasanya menjadi pemilik kedai teh.
- Geisha tidak identik dengan Mrs V. Geisha pertama yang ada pada abad ke-17 adalah seorang pria.

Bedah Dunia Gaya Bercinta Didalam Mobil